Provinsi Jatim - Jawa Timur

Pengumuman CPNS Provinsi Jatim - Jawa TimurJawa Timur adalah sebuah provinsi di bagian timur Pulau Jawa, Indonesia. Ibu kotanya terletak di Surabaya. Luas wilayahnya 47.922 km², dan jumlah penduduknya 37.476.757 jiwa (2010). Jawa Timur memiliki wilayah terluas di antara 6 provinsi di Pulau Jawa, dan memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua di Indonesia setelah Jawa Barat. Jawa Timur berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Selat Bali di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Provinsi Jawa Tengah di barat. Wilayah Jawa Timur juga meliputi Pulau Madura, Pulau Bawean, Pulau Kangean serta sejumlah pulau-pulau kecil di Laut Jawa dan Samudera Hindia (Pulau Sempu dan Nusa Barung). Jawa Timur dikenal sebagai pusat Kawasan Timur Indonesia, dan memiliki signifikansi perekonomian yang cukup tinggi, yakni berkontribusi 14,85% terhadap Produk Domestik Bruto nasional.

Jawa Timur telah dihuni manusia sejak zaman prasejarah. Hal ini dapat dibuktikan dengan ditemukannya sisa-sisa dari fosil Pithecantrhropus mojokertensis di Kepuhlagen-Mojokerto, Pithecanthropus erectus di Trinil-Ngawi, dan Homo wajakensis di Wajak-Tulungagung. Prasasti Dinoyo yang ditemukan di dekat Kota Malang adalah sumber tertulis tertua di Jawa Timur, yakni bertahun 760. Pada tahun 929, Mpu Sindok memindahkan pusat Kerajaan Mataram dari Jawa Tengah ke Jawa Timur, serta mendirikan Wangsa Isyana yang kelak berkembang menjadi Kerajaan Medang, dan sebagai suksesornya adalah Kerajaan Kahuripan, Kerajaan Janggala, dan Kerajaan Kadiri. Pada masa Kerajaan Singhasari, Raja Kertanagara melakukan ekspansi hingga ke Melayu. Pada era Kerajaan Majapahit di bawah Raja Hayam Wuruk, wilayahnya hingga mencapai Malaka dan Kepulauan Filipina.

Bukti awal masuknya Islam ke Jawa Timur adalah adanya makam nisan di Gresik bertahun 1102, serta sejumlah makam Islam pada kompleks makam Majapahit. Tetapi setelah penemuan munculnya candi Jedong di Daerah Wagir , Malang , Jawa Timur yang diyakini lebih tua dari Prasasti Dinoyo , yakni sekitar abad 6 Masehi. Bangsa Portugis adalah bangsa barat yang pertama kali datang di Jawa Timur. Kapal Belanda dipimpin oleh Cornelis de Houtman mendarat di Pulau Madura pada tahun 1596. Surabaya jatuh ke tangan VOC pada tanggal 13 Mei 1677. Ketika pemerintahan Stamford Raffles, Jawa Timur untuk pertama kalinya dibagi atas karesidenan, yang berlaku hingga tahun 1964.

No. Kabupaten/Kota Ibu kota Bupati/Wali Kota

1 Kabupaten Bangkalan Bangkalan Makmun Ibnu Fuad
2 Kabupaten Banyuwangi Banyuwangi Abdullah Azwar Anas
3 Kabupaten Blitar Kanigoro Herry Noegroho
4 Kabupaten Bojonegoro Bojonegoro Suyoto
5 Kabupaten Bondowoso Bondowoso Amin Said Husni
6 Kabupaten Gresik Gresik Sambari Halim Radianto
7 Kabupaten Jember Jember MZA Djalal
8 Kabupaten Jombang Jombang Nyono Suharli Wihandoko
9 Kabupaten Kediri Kediri Haryanti Sutrisno
10 Kabupaten Lamongan Lamongan Fadeli
11 Kabupaten Lumajang Lumajang Sjahrazad Masdar
12 Kabupaten Madiun Caruban Muhtarom
13 Kabupaten Magetan Magetan Sumantri
14 Kabupaten Malang Kepanjen Rendra Kresna
15 Kabupaten Mojokerto Mojokerto Mustofa Kamal Pasa
16 Kabupaten Nganjuk Nganjuk Taufiqurrahman
17 Kabupaten Ngawi Ngawi Budi Sulistyono
18 Kabupaten Pacitan Pacitan Indartato
19 Kabupaten Pamekasan Pamekasan Achmad Syafii
20 Kabupaten Pasuruan Pasuruan Irsyad Yusuf
21 Kabupaten Ponorogo Ponorogo Amin
22 Kabupaten Probolinggo Kraksaan Puput Tantriana Sari
23 Kabupaten Sampang Sampang Fannan Hasib
24 Kabupaten Sidoarjo Sidoarjo Saiful Ilah
25 Kabupaten Situbondo Situbondo Dadang Wigiarto
26 Kabupaten Sumenep Sumenep Abuya Busyro Karim
27 Kabupaten Trenggalek Trenggalek Mulyadi WR
28 Kabupaten Tuban Tuban Fathul Huda
29 Kabupaten Tulungagung Tulungagung Syahri Mulyo
30 Kota Batu - Eddy Rumpoko
31 Kota Blitar - Samanhudi Anwar
32 Kota Kediri - Abdullah Abu Bakar
33 Kota Madiun - Bambang Irianto
34 Kota Malang - Muhammad Anton
35 Kota Mojokerto - Mas'ud Yunus
36 Kota Pasuruan - Hasani
37 Kota Probolinggo - Rukmini Buchori
38 Kota Surabaya - Tri Rismaharini

Provinsi Jawa Timur berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Selat Bali di timur, Samudera Hindia di selatan, serta Provinsi Jawa Tengah di barat. Panjang bentangan barat-timur sekitar 400 km. Lebar bentangan utara-selatan di bagian barat sekitar 200 km, namun di bagian timur lebih sempit hingga sekitar 60 km. Madura adalah pulau terbesar di Jawa Timur, dipisahkan dengan daratan Jawa oleh Selat Madura. Pulau Bawean berada sekitar 150 km sebelah utara Jawa. Di sebelah timur Madura terdapat gugusan pulau-pulau, yang paling timur adalah Kepulauan Kangean dan yang paling utara adalah Kepulauan Masalembu. Di bagian selatan terdapat dua pulau kecil yakni Nusa Barung dan Pulau Sempu.
Selengkapnya

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Pengumuman CPNS Provinsi Daerah Istimewa YogyakartaDaerah Istimewa Yogyakarta adalah Daerah Istimewa setingkat provinsi di Indonesia yang merupakan peleburan Negara Kesultanan Yogyakarta dan Negara Kadipaten Paku Alaman. Daerah Istimewa Yogyakarta yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa bagian tengah dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudera Hindia. Daerah Istimewa yang memiliki luas 3.185,80 km2 ini terdiri atas satu kota dan empat kabupaten, yang terbagi lagi menjadi 78 kecamatan dan 438 desa/kelurahan. Menurut sensus penduduk 2010 memiliki jumlah penduduk 3.452.390 jiwa dengan proporsi 1.705.404 laki-laki dan 1.746.986 perempuan, serta memiliki kepadatan penduduk sebesar 1.084 jiwa per km2[6].

Penyebutan nomenklatur Daerah Istimewa Yogyakarta yang terlalu panjang menyebabkan sering terjadinya penyingkatan nomenkaltur menjadi DI Yogyakarta atau DIY. Daerah Istimewa ini sering diidentikkan dengan Kota Yogyakarta sehingga secara kurang tepat disebut dengan Jogja, Yogya, Yogyakarta, Jogjakarta. Walaupun memiliki luas terkecil ke dua setelah Provinsi DKI Jakarta, Daerah Istimewa ini terkenal di tingkat nasional dan internasional. Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi tempat tujuan wisata andalan setelah Provinsi Bali. Selain itu Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi daerah terparah akibat bencana gempa pada tanggal 27 Mei 2006 dan erupsi Gunung Merapi pada medio Oktober-November 2010.

No. Kabupaten/Kota Ibu kota Bupati/Walikota Keterangan

1 Kabupaten Bantul Bantul Sri Suryawidati -
2 Kabupaten Gunung Kidul Wonosari Badingah -
3 Kabupaten Kulon Progo Wates Hasto Wardoyo gabungan antara Kabupaten Kulonprogo yang beribukota di Sentolo dengan Kabupaten Adikarto yang beribukota di Wates
4 Kabupaten Sleman Sleman Sri Purnomo -
5 Kota Yogyakarta - Haryadi Suyuti gabungan antara Kabupaten Kota Kasultanan dan Kabupaten Kota Paku Alaman

Sebelum Indonesia merdeka, Yogyakarta merupakan daerah yang mempunyai pemerintahan sendiri atau disebut Zelfbestuurlandschappen/Daerah Swapraja, yaitu Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman. Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat didirikan oleh Pangeran Mangkubumi yang bergelar Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1755, sedangkan Kadipaten Pakualaman didirikan oleh Pangeran Notokusumo (saudara Sultan Hamengku Buwono II) yang bergelar Adipati Paku Alam I pada tahun 1813. Pemerintah Hindia Belanda mengakui Kasultanan dan Pakualaman sebagai kerajaan dengan hak mengatur rumah tangganya sendiri yang dinyatakan dalam kontrak politik. Kontrak politik yang terakhir Kasultanan tercantum dalam Staatsblaad 1941 Nomor 47, sedangkan kontrak politik Pakualaman dalam Staatsblaad 1941 Nomor 577. Eksistensi kedua kerajaan tersebut telah mendapat pengakuan dari dunia internasional, baik pada masa penjajahan Belanda, Inggris, maupun Jepang. Ketika Jepang meninggalkan Indonesia, kedua kerajaan tersebut telah siap menjadi sebuah negara sendiri yang merdeka, lengkap dengan sistem pemerintahannya (susunan asli), wilayah dan penduduknya.
Selengkapnya

Provinsi Jateng - Jawa Tengah

Pengumuman CPNS Provinsi Jateng - Jawa TengahJawa Tengah adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Jawa. Provinsi ini berbatasan dengan Provinsi Jawa Barat di sebelah barat, Samudra Hindia dan Daerah Istimewa Yogyakarta di sebelah selatan, Jawa Timur di sebelah timur, dan Laut Jawa di sebelah utara. Luas wilayahnya 34.548 km², atau sekitar 28,94% dari luas pulau Jawa. Provinsi Jawa Tengah juga meliputi Pulau Nusakambangan di sebelah selatan (dekat dengan perbatasan Jawa Barat), serta Kepulauan Karimun Jawa di Laut Jawa.

Pengertian Jawa Tengah secara geografis dan budaya kadang juga mencakup wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Jawa Tengah dikenal sebagai "jantung" budaya Jawa. Meskipun demikian di provinsi ini ada pula suku bangsa lain yang memiliki budaya yang berbeda dengan suku Jawa seperti suku Sunda di daerah perbatasan dengan Jawa Barat. Selain ada pula warga Tionghoa-Indonesia, Arab-Indonesia dan India-Indonesia yang tersebar di seluruh provinsi ini. Sejak tahun 2008, provinsi Jawa Tengah memiliki hubungan kembar dengan provinsi Fujian di China.

Daftar kabupaten dan kota

No. Kabupaten/Kota Ibu kota Kecamatan dan kelurahan Bupati/Wali Kota Luas (km2) Jumlah penduduk Kepadatan (per km2)

1 Kabupaten Banjarnegara Banjarnegara Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Sutedjo Slamet Utomo 1.096,74 985.000 898,12
2 Kabupaten Banyumas Purwokerto Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Ir. H. Achmad Husen 1.329,02 1.752.846 1.318,9
3 Kabupaten Batang Batang Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Yoyok Riyo Sudibyo 788,00 745.033 945,47
4 Kabupaten Blora Blora Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Djoko Nugroho 1.820,59 844.490 463,86
5 Kabupaten Boyolali Boyolali Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Seno Samodro 1.015,10 949.583 935,46
6 Kabupaten Brebes Kota Brebes Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Hj. Idza Priyanti, S.E. 1.657,73 1.742.511 1.051,14
7 Kabupaten Cilacap Cilacap Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Tatto Suwarto Pamuji 2.142,59
8 Kabupaten Demak Demak Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Drs Dachirin Said SH MSi 1.149,77 1.036.520 901,5
9 Kabupaten Grobogan Purwodadi Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Bambang Pudjiono 1.975,865 1.413.328 715,3
10 Kabupaten Jepara Jepara Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Ahmad Marzuki 1.004,16 1.100.000 1.095,44
11 Kabupaten Karanganyar Karanganyar Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Drs.Yuliatmono 800,20 750.000 937,27
12 Kabupaten Kebumen Kebumen Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Buyar Winarso 1.281,115 1.241.437 969
13 Kabupaten Kendal Kendal Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Widya Kandi Susanti 1.002,23 899.211 897,21
14 Kabupaten Klaten Kota Klaten Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Sunarna 655,56 1.165.789 1.778,31
15 Kabupaten Kudus Kudus Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati H. Musthofa 425,17 764.606 1.798,35
16 Kabupaten Magelang Kota Mungkid Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Singgih Sanyoto 1.085,73 1.204.974 1.109,83
17 Kabupaten Pati Pati Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Haryanto 1.419,07 1.189.000 837,87
18 Kabupaten Pekalongan Kajen Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Amat Antono 836,13 891.442 1.066,15
19 Kabupaten Pemalang Pemalang Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati H. Junaedi 996,09 1.320.000 1.325,18
20 Kabupaten Purbalingga Purbalingga Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Sukento Ridho Marhaendrianto 7.777,64 890.779 114,53
21 Kabupaten Purworejo Purworejo Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Mahsun Zain 1.034 709.000 685,69
22 Kabupaten Rembang Rembang Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Moch. Salim
23 Kabupaten Semarang Ungaran Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati H. Mundjirin
24 Kabupaten Sragen Sragen Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Agus Fatchur Rahman
25 Kabupaten Sukoharjo Sukoharjo Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Wardoyo Wijaya
26 Kabupaten Tegal Slawi Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Ki Enthus Susmono
27 Kabupaten Temanggung Temanggung Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Hasyim Afandi
28 Kabupaten Wonogiri Wonogiri Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Danar Rahmanto
29 Kabupaten Wonosobo Wonosobo Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar bupati Kholiq Arif
30 Kota Magelang - Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar wali kota Sigit Widyonindito
31 Kota Pekalongan - Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar wali kota Muhammad Basyir Achmad
32 Kota Salatiga - Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar wali kota Yuliyanto
33 Kota Semarang - Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar wali kota Hendrar Prihadi, SE, MM
34 Kota Surakarta - Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar wali kota F.X. Hadi Rudyatmo
35 Kota Tegal - Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar wali kota H. Siti Marsitha Soeparno


Jawa Tengah sebagai provinsi dibentuk sejak zaman Hindia Belanda. Hingga tahun 1905, Jawa Tengah terdiri atas 5 wilayah (gewesten) yakni Semarang, Pati, Kedu, Banyumas, dan Pekalongan. Surakarta masih merupakan daerah swapraja kerajaan (vorstenland) yang berdiri sendiri dan terdiri dari dua wilayah, Kasunanan Surakarta dan Mangkunegaran, sebagaimana Yogyakarta. Masing-masing gewest terdiri atas kabupaten-kabupaten. Waktu itu Pati Gewest juga meliputi Regentschap Tuban dan Bojonegoro.

Setelah diberlakukannya Decentralisatie Besluit tahun 1905, gewesten diberi otonomi dan dibentuk Dewan Daerah. Selain itu juga dibentuk gemeente (kotapraja) yang otonom, yaitu Pekalongan, Tegal, Semarang, Salatiga, dan Magelang.

Sejak tahun 1930, provinsi ditetapkan sebagai daerah otonom yang juga memiliki Dewan Provinsi (Provinciale Raad). Provinsi terdiri atas beberapa karesidenan (residentie), yang meliputi beberapa kabupaten (regentschap), dan dibagi lagi dalam beberapa kawedanan (district). Provinsi Jawa Tengah terdiri atas 5 karesidenan, yaitu: Pekalongan, Pati, Semarang, Banyumas, dan Kedu.

Menyusul kemerdekaan Indonesia, pada tahun 1945 Pemerintah membentuk daerah swapraja Kasunanan dan Mangkunegaran; dan dijadikan karesidenan. Pada tahun 1950 melalui Undang-undang ditetapkan pembentukan kabupaten dan kotamadya di Jawa Tengah yang meliputi 29 kabupaten dan 6 kotamadya. Penetapan Undang-undang tersebut hingga kini diperingati sebagai Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah, yakni tanggal 15 Agustus 1950.
Selengkapnya

Provinsi Banten - Ibukotanya Serang

Pengumuman CPNS Provinsi Banten - Ibukotanya SerangBanten adalah sebuah provinsi di Pulau Jawa, Indonesia. Provinsi ini dulunya merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat, namun dipisahkan sejak tahun 2000, dengan keputusan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000. Pusat pemerintahannya berada di Kota Serang. Wilayah Banten terletak di antara 5º7'50"-7º1'11" Lintang Selatan dan 105º1'11"-106º7'12" Bujur Timur, berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2000 luas wilayah Banten adalah 9.160,70 km². Provinsi Banten terdiri dari 4 kota, 4 kabupaten, 154 kecamatan, 262 kelurahan, dan 1.273 desa.

Wilayah laut Banten merupakan salah satu jalur laut potensial, Selat Sunda merupakan salah satu jalur lalu lintas laut yang strategis karena dapat dilalui kapal besar yang menghubungkan Australia dan Selandia Baru dengan kawasan Asia Tenggara misalnya Thailand, Malaysia, dan Singapura. Di samping itu Banten merupakan jalur penghubung antara Jawa dan Sumatera. Bila dikaitkan posisi geografis dan pemerintahan maka wilayah Banten terutama daerah Tangerang raya (Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan) merupakan wilayah penyangga bagi Jakarta. Secara ekonomi wilayah Banten memiliki banyak industri. Wilayah Provinsi Banten juga memiliki beberapa pelabuhan laut yang dikembangkan sebagai antisipasi untuk menampung kelebihan kapasitas dari pelabuhan laut di Jakarta dan ditujukan untuk menjadi pelabuhan alternatif selain Singapura.

Provinsi Banten terdiri atas 4 kabupaten dan 4 kota. Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di Banten, beserta ibu kota.

No. Kabupaten/Kota Ibu kota Bupati/Walikota Logo

1 Kabupaten Lebak Rangkasbitung Hj. Iti Ocatavia Jayabaya
Logo lebak.gif
2 Kabupaten Pandeglang Pandeglang Erwan Kurtubi
Logo Pandeglang.gif
3 Kabupaten Serang Ciruas A Taufik Nuriman
Logo serang.gif
4 Kabupaten Tangerang Tigaraksa Ahmed Zaki Iskandar
Logo kab tangerang.gif
5 Kota Cilegon - Tb Iman Ariyadi
Lambang Kota Cilegon.png
6 Kota Serang - Tubagus Haerul Jaman
Lambang Kota Serang.jpg
7 Kota Tangerang - Arief Rachadiono Wismansyah
Lambang Kota Tangerang.png
8 Kota Tangerang Selatan - Airin Rachmy Diany
Tangerang Selatan-logo.png

Catatan:

Kabupaten Tangerang sebelumnya beribu kota di Kota Tangerang.
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) merekomendasikan Kecamatan Ciruas sebagai lokasi Puspemkab Kabupaten Serang.
Kota Cilegon dibentuk sebagai kota otonom pada tanggal 10 April 1999 dari wilayah Kabupaten Serang. Cilegon sebelumnya adalah kota administratif.
Kota Tangerang dibentuk sebagai kota otonom pada tanggal 27 Februari 1993 dari wilayah Kabupaten Tangerang. Tangerang sebelumnya adalah kota administratif.
Kota Tangerang Selatan dibentuk sebagai kota otonom pada tanggal 29 Oktober 2008 dari wilayah Kabupaten Tangerang. Sebelumnya adalah Kota Cipasera
Selengkapnya

Provinsi Jabar - Jawa Barat

Pengumuman CPNS Provinsi Jabar - Jawa BaratJawa Barat adalah sebuah provinsi di Indonesia. Ibu kotanya berada di Kota Bandung. Perkembangan Sejarah menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat merupakan Provinsi yang pertama dibentuk di wilayah Indonesia (staatblad Nomor : 378). Provinsi Jawa Barat dibentuk berdasarkan UU No.11 Tahun 1950, tentang Pembentukan Provinsi Jawa Barat. Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Bagian barat laut provinsi Jawa Barat berbatasan langsung dengan Daerah Khusus Ibukota Jakarta, ibukota negara Indonesia. Pada tahun 2000, Provinsi Jawa Barat dimekarkan dengan berdirinya Provinsi Banten, yang berada di bagian barat.

Saat ini terdapat wacana untuk mengubah nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Pasundan, dengan memperhatikan aspek historis wilayah ini.[4][5] Namun hal ini mendapatkan penentangan dari wilayah Jawa Barat lainnya seperti Cirebon dimana tokoh masyarakat asal Cirebon menyatakan bahwa jika nama Jawa Barat diganti dengan nama Pasundan seperti yang berusaha digulirkan oleh Bapak Soeria Kartalegawa tahun 1947 di Bandung maka Cirebon akan segera memisahkan diri dari Jawa Barat[6], karena nama "Pasundan" berarti (Tanah Sunda) dinilai tidak merepresentasikan keberagaman Jawa Barat yang sejak dahulu telah dihuni juga oleh Suku Betawi dan Suku Cirebon serta telah dikuatkan dengan keberadaan Peraturan Daerah (Perda) Jawa Barat No. 5 Tahun 2003 yang mengakui adanya tiga suku asli di Jawa Barat yaitu Suku Betawi yang berbahasa Melayu dialek Betawi, Suku Sunda yang berbahasa Sunda dan Suku Cirebon yang berbahasa Bahasa Cirebon (dengan keberagaman dialeknya).

No. Kabupaten/Kota Ibu kota Bupati/Walikota

1 Kabupaten Bandung Soreang Dadang Nasser
2 Kabupaten Bandung Barat Ngamprah Abu Bakar
3 Kabupaten Bekasi Cikarang Neneng Hasanah Yasin
4 Kabupaten Bogor Cibinong Rachmat Yasin
5 Kabupaten Ciamis Ciamis Iing Syam Arifin
6 Kabupaten Cianjur Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh
7 Kabupaten Cirebon Sumber Sunjaya Purwadi Sastra
8 Kabupaten Garut Garut Rudi Gunawan
9 Kabupaten Indramayu Indramayu Anna Sophana
10 Kabupaten Karawang Karawang Ade Swara
11 Kabupaten Kuningan Kuningan Utje Hamid Suganda
12 Kabupaten Majalengka Majalengka Sutrisno
13 Kabupaten Pangandaran Parigi Endjang Naffandy
14 Kabupaten Purwakarta Purwakarta Dedi Mulyadi
15 Kabupaten Subang Subang Ojang Sohandi
16 Kabupaten Sukabumi Pelabuhanratu Sukmawijaya
17 Kabupaten Sumedang Sumedang Ade Irawan
18 Kabupaten Tasikmalaya Singaparna UU Ruzhanul Ulum
19 Kota Bandung - Ridwan Kamil
20 Kota Banjar - Herman Sutrisno
21 Kota Bekasi - Rahmat Effendi
22 Kota Bogor Baranangsiang Bima Arya
23 Kota Cimahi - Atty Suharti Tochija
24 Kota Cirebon - Artri Taufan Sudrajat
25 Kota Depok Depok Baru Nurmahmudi Ismail
26 Kota Sukabumi - Mohamad Muraz
27 Kota Tasikmalaya - Budi Budiman

Perlindungan dan proses pengembangan Budaya dan Bahasa yang ada di Jawa Barat secara kongrit dimulai dengan adanya Kongres Jawa Barat, kongres Jawa Barat merupakan sebuah wadah berkumpulnya para tokoh masyarakat Jawa Barat untuk membicarakan berbagai persoalan sosial-kemasyarakatan yang ada di Jawa Barat.

Provinsi Jawa Barat berada di bagian barat Pulau Jawa. Wilayahnya berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Jawa Tengah di timur, Samudera Hindia di selatan, serta Banten dan DKI Jakarta di barat.

Kawasan pantai utara merupakan dataran rendah. Di bagian tengah merupakan pegunungan, yakni bagian dari rangkaian pegunungan yang membujur dari barat hingga timur Pulau Jawa. Titik tertingginya adalah Gunung Ciremay, yang berada di sebelah barat daya Kota Cirebon. Sungai-sungai yang cukup penting adalah Sungai Citarum dan Sungai Cimanuk, yang bermuara di Laut Jawa.
Selengkapnya

Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Pengumuman CPNS Provinsi Daerah Khusus Ibukota JakartaDaerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta, Jakarta Raya) adalah ibu kota negara Indonesia. Jakarta merupakan satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki status setingkat provinsi. Jakarta terletak di bagian barat laut Pulau Jawa. Dahulu pernah dikenal dengan nama Sunda Kelapa (sebelum 1527), Jayakarta (1527-1619), Batavia/Batauia, atau Jaccatra (1619-1942),Jakarta Toko Betsu Shi (1942-1945) dan Djakarta (1945-1972). Di dunia internasional Jakarta juga mempunyai julukan seperti J-Town,[4] atau lebih populer lagi The Big Durian karena dianggap kota yang sebanding New York City (Big Apple) di Indonesia.[5][6]

Jakarta memiliki luas sekitar 661,52 km² (lautan: 6.977,5 km²), dengan penduduk berjumlah 10.187.595 jiwa (2011).[1] Wilayah metropolitan Jakarta (Jabotabek) yang berpenduduk sekitar 28 juta jiwa,[3] merupakan metropolitan terbesar di Asia Tenggara atau urutan kedua di dunia. Sebagai pusat bisnis, politik, dan kebudayaan, Jakarta merupakan tempat berdirinya kantor-kantor pusat BUMN, perusahaan swasta, dan perusahaan asing. Kota ini juga menjadi tempat kedudukan lembaga-lembaga pemerintahan dan kantor sekretariat ASEAN. Jakarta dilayani oleh dua bandar udara, yakni Bandara Soekarno–Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma, serta satu pelabuhan laut di Tanjung Priok.

DKI Jakarta memiliki status khusus sebagai Daerah Khusus Ibukota. DKI Jakarta ini dibagi kepada lima kota dan satu kabupaten, yaitu:

No. Kabupaten/Kota administrasi Ibu kota Bupati/Wali Kota

1 Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara Asep Syarifudin
Jakarta COA.svg
2 Kota Administrasi Jakarta Barat Cengkareng Anas Effendi
Seal of West Jakarta.jpg
3 Kota Administrasi Jakarta Pusat Menteng Rustam Effendi (Plt.)
Seal of Central Jakarta.jpg
4 Kota Administrasi Jakarta Selatan Pesanggrahan Syamsuddin Noor
Seal of South Jakarta.png
5 Kota Administrasi Jakarta Timur Jatinegara Krisdianto
Lambang Kota Jakarta Timur.png
6 Kota Administrasi Jakarta Utara Koja Heru Budi Hartono
Jakarta COA.svg

Nama Jakarta digunakan sejak masa pendudukan Jepang tahun 1942, untuk menyebut wilayah bekas Gemeente Batavia yang diresmikan pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1905.[7] Nama ini dianggap sebagai kependekan dari kata Jayakarta (Dewanagari जयकृत), yang diberikan oleh orang-orang Demak dan Cirebon di bawah pimpinan Fatahillah (Faletehan) setelah menyerang dan menduduki pelabuhan Sunda Kelapa pada tanggal 22 Juni 1527. Nama ini biasanya diterjemahkan sebagai "kota kemenangan" atau "kota kejayaan", namun sejatinya artinya ialah "kemenangan yang diraih oleh sebuah perbuatan atau usaha".

Bentuk lain ejaan nama kota ini telah sejak lama digunakan. Sejarawan Portugis João de Barros dalam Décadas da Ásia (1553) menyebutkan keberadaan "Xacatara dengan nama lain Caravam (Karawang)".[8] Sebuah dokumen (piagam) dari Banten (k. 1600) yang dibaca ahli epigrafi Van der Tuuk juga telah menyebut istilah wong Jaketra,[9] demikian pula nama Jaketra juga disebutkan dalam surat-surat Sultan Banten[10] dan Sajarah Banten (pupuh 45 dan 47)[11] sebagaimana diteliti Hoessein Djajadiningrat.[12] Laporan Cornelis de Houtman tahun 1596 menyebut Pangeran Wijayakrama sebagai koning van Jacatra (raja Jakarta).
Selengkapnya

Provinsi Sumsel - Sumatera Selatan

Pengumuman CPNS Provinsi Sumsel - Sumatera SelatanSumatera Selatan adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di bagian selatan Pulau Sumatera. Provinsi ini beribukota di Palembang. Secara geografis provinsi Sumatera Selatan berbatasan dengan provinsi Jambi di utara, provinsi Kep. Bangka-Belitung di timur, provinsi Lampung di selatan dan Provinsi Bengkulu di barat. Provinsi ini kaya akan sumber daya alam, seperti minyak bumi, gas alam dan batu bara. Selain itu ibu kota provinsi Sumatera Selatan, Palembang, telah terkenal sejak dahulu karena menjadi pusat Kerajaan Sriwijaya.

Di samping itu, provinsi ini banyak memiliki tujuan wisata yang menarik untuk dikunjungi seperti Sungai Musi, Jembatan Ampera, Pulau Kemaro, Danau Ranau, Kota Pagaralam dan lain-lain. Karena sejak dahulu telah menjadi pusat perdagangan, secara tidak langsung ikut memengaruhi kebudayaan masyarakatnya. Makanan khas dari provinsi ini sangat beragam seperti pempek, model, tekwan, pindang patin, pindang tulang, sambal jokjok, berengkes dan tempoyak.

Kabupaten dan kota

No. Kabupaten/Kota Ibu kota Bupati

1 Kabupaten Banyuasin Pangkalan Balai Yan Anton Ferdian
2 Kabupaten Empat Lawang Tebing Tinggi Budi Antoni Aljufri
3 Kabupaten Lahat Lahat Saifudin Aswari Rivai
4 Kabupaten Muara Enim Muara Enim Muzakir Sai Sohar
5 Kabupaten Musi Banyuasin Sekayu Pahri Azahri
6 Kabupaten Musi Rawas Muara Beliti Ridwan Mukti
7 Kabupaten Musi Rawas Utara Rupit Akisropi Ayub
8 Kabupaten Ogan Ilir Indralaya Mawardi Yahya
9 Kabupaten Ogan Komering Ilir Kota Kayu Agung Iskandar
10 Kabupaten Ogan Komering Ulu Baturaja Yulius Nawawi
11 Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Muaradua Muhtadin Serai
12 Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Talang Ubi Heri Amalindo
13 Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Martapura Herman Deru
14 Kota Lubuklinggau Lubuklinggau SN. Prana Putra Sohe
15 Kota Pagar Alam Pagar Alam Ida Fitriati Basjuni
16 Kota Palembang Palembang Romi Herton
17 Kota Prabumulih Prabumulih Ridho Yahya

Provinsi Sumatera Selatan sejak berabad yang lalu dikenal juga dengan sebutan Bumi Sriwijaya; pada abad ke-7 hingga abad ke-12 Masehi wilayah ini merupakan pusat kerajaan Sriwijaya yang juga terkenal dengan kerajaan maritim terbesar dan terkuat di Nusantara. Gaung dan pengaruhnya bahkan sampai ke Madagaskar di Benua Afrika.

Sejak abad ke-13 sampai abad ke-14, wilayah ini berada di bawah kekuasaan Majapahit. Selanjutnya wilayah ini pernah menjadi daerah tak bertuan dan bersarangnya bajak laut dari Mancanegara terutama dari negeri China.

Pada awal abad ke-15 berdirilah Kesultanan Palembang yang berkuasa sampai datangnya Kolonialisme Barat, lalu disusul oleh Jepang. Ketika masih berjaya, kerajaan Sriwijaya juga menjadikan Palembang sebagai Kota Kerajaan.

Menurut Prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan pada 1926 menyebutkan, pemukiman yang bernama Sriwijaya itu didirikan pada tanggal 17 Juni 683 Masehi. Tanggal tersebut kemudian menjadi hari jadi Kota Palembang yang diperingati setiap tahunnya.
Selengkapnya